Uncategorized

Tips untuk Perempuan yang Ingin Berkarier di Industri Teknologi

onesia membutuhkan 9 juta talenta digital untuk memenuhi kebutuhan industri teknologi dalam negeri. Kebutuhan ini menjadi peluang untuk para pencari kerja untuk meningkatkan kemampuannya di industri digital, tak terkecuali untuk perempuan.
SVP of Data Protection and Privacy Office Tokopedia, Leny Suwardi berbagi tips untuk para perempuan yang ingin berkarier di industri teknolog. Hal itu diungkapkannya dalam rangga konferensi teknologi tahunan Tokopedia, START Women in Tech.

“Sebagai perusahaan teknologi Indonesia, Tokopedia berupaya mendukung kemajuan talenta digital lokal, termasuk talenta perempuan, dan membentuk ekosistem yang kolaboratif demi mengakselerasi tumbuh kembang industri teknologi dalam negeri,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (24/11/2021).

“START Women in Tech diharapkan dapat memberdayakan talenta digital Indonesia, khususnya perempuan, dengan memberikan kesempatan berbagi pengalaman, memperluas wawasan sekaligus jaringan di industri teknologi agar lebih mampu bersaing secara global,” tambah Leny.

1. Kembangkan Keterampilan

Menurut Leny, tips pertama ialah dengan terus meningkatkan keterampilan sesuai perkembangan zaman. Caranya dengan terus belajar dan mengeksplorasi berbagai hal.

“Kita bisa belajar secara gratis melalui Tokopedia Academy. Ada banyak topik yang bisa dipelajari, mulai dari teknologi, data, product design, entrepreneurship dan masih banyak lagi,” ujar Leny.

2. Temukan Kekuatan

Setiap orang pasti memiliki pengalaman serta perspektif yang beragam. Penting untuk memiliki kerendahan hati demi membuka diri belajar dari siapa pun.

“Di sisi lain, kita harus fokus dengan apa yang dimiliki dan terus mengasahnya hingga menjadi kekuatan diri. Membandingkan apa yang tidak kita miliki dengan kelebihan orang lain hanya akan menghambat perkembangan pribadi,” jelas Leny.

3. Beradaptasi dengan Fleksibel

Situasi dan kondisi sekitar selalu berubah sehingga sangat penting untuk cepat beradaptasi. Ini untuk menjada relevansi di mana pun ditempatkan saat bekerja.

“Kita perlu terus menantang diri untuk berinovasi dan menjaga relevansi. Di mana pun berada, kita juga harus selalu memberikan yang terbaik,” kata Leny.
4. Multitasking

Kemampuan multitasking juga sangat diperlukan. Misalnya, menyeimbangkan kepentingan keluarga dan kepentingan pekerjaan, apalagi ketika sudah berkeluarga.

5. Pentingnya ‘Me Time’

“Membaca buku, olahraga, nonton serial drama, dan melakukan hal yang kita sukai adalah cara untuk mengisi ulang energi agar tetap sehat fisik dan mental dalam menjalani peran di keluarga maupun pekerjaan,” tutup Leny.

Woman in Tech Foto: Tokopedia
Sebagai informasi, Tokopedia kembali menggelar konferensi teknologi tahunan, START Women in Tech, secara daring pada Sabtu, 27 November 2021 pukul 09.30-16.00 WIB. Konferensi ini akan disiarkan melalui Tokopedia Play, situs Tokopedia Academy dan YouTube Inside Tokopedia.

Acara ini melibatkan banyak perempuan ahli teknologi di Indonesia sebagai pembicara, salah satunya Leny. Selain Leny, START Women in Tech turut dihadiri oleh Ir. Suharti. M.A, PhD, Sekretaris Jenderal Kemendikbud dan Ristek RI; Mira Tayyiba, S.T., MSEE, Sekretaris Jenderal Kemenkominfo RI; Jamshed M.Kazi, Country Representative Indonesia & Liaison to ASEAN at UN Women; Megawaty Khie, Country Director Google Cloud Indonesia; Melissa Siska Juminto, COO Tokopedia; Catherine Sutjahyo, Chief Food Officer at Gojek Group dan masih banyak lainnya.

Acara START Summit Extension-Women In Tech didukung oleh sejumlah mitra, termasuk Google Cloud Platform, Intel, Deloitte, New Relic dan Bank Bumi Arta. Acara ini dapat diikuti siapa saja, yang memiliki ketertarikan akan bidang teknologi, secara gratis melalui situs Tokopedia Academy.

Uncategorized

Pembelajaran Digital Lebih Efektif Bagi Siswa

Pengembangan platform pendidikan berbasis digital mulai marak berkembang di Indonesia. Sistem pembelajaran di era modern ini dianggap bisa lebih efektif dalam memberikan pembelajaran kepada siswa.

Tidak heran bila penyedia layanan belajar online makin terus tumbuh. Bahkan sejumlah pemain dari sejumlah negara coba peruntungannya di Tanah Air, Extramarks menjadi salah satunya.

Extramarks merupakan perusahaan penyedia platform edukasi digital (edutech) asal India. Mereka berupaya mengakomodir perkembangan teknologi dengan kebutuhan pendidikan. Caranya dengan menghadirkan sebuah platform yang bisa memudahkan para pelajar untuk mendapatkan materi pendidikan bermutu yang sesuai dengan karakter belajar siswa.

Mengusung konsep pendekatan Belajar, Berlatih, dan Ujian, berpadu dengan konten pembelajaran yang sudah berbahasa Indonesia serta mengikuti Kurikulum Nasional 2013, Extramarks menjanjikan siswa bisa lebih mudah memahami pelajaran. Di samping itu dapat meningkatkan minat serta ketertarikan dalam belajar.

“Metode pembelajaran ini telah banyak digunakan di Uni Emirat Arab, Singapura dan India. Kami akan meresmikannya segera untuk menghadirkan sistem baru ini,”ujar President Director PT Extramarks Education Indonesia Sumegh Kumar di Jakarta, Sabtu (26/5/2018).

Extramarks menghadirkan sebuah perangkat lunak (software) yang berisi bahan mata pelajaran untuk tingkat dasar hingga menengah. Yang menarik, materi diberikan dalam animasi yang interaktif.

Semua metode pembelajaran tersebut dikemas dalam bentuk multimedia interaktif. Hal ini guna memastikan setiap siswa dapat memilih opsi belajar yang paling nyaman dan sesuai dengan karakter masing-masing. Tak hanya itu, dengan menggunakan informasi yang tersaji di web, para orangtua bisa memantau kurikulum apa saja yang sedang dibelajari oleh siswa.

“Jadi, sistem kami memungkinkan para orangtua untuk mengawasi anak, mereka belajar apa dan sebagainya,” kata Fernando Uffie, Country Manager at Extramarks Indonesia.

Perangkat lunak ini telah digunakan di lima negara. Di Indonesia terutama digunakan dalam pengaturan profesional, perusahaan berharap untuk dapat menarik banyak sekolah dengan teknik pembelajaran dalam perangkat lunaknya. (mag/afr)

Uncategorized

Zenius Perkenalkan Pembelajaran Adaptif Untuk Tingkatkan Belajar Online Siswa

Proses kegiatan belajar di kala pandemi COVID-19 menjadi tantangan tersendiri. Untuk meningkatkan minat, belajar online yang adaptif menjadi kunci masa depan pendidikan Indonesia.
Teknologi kecerdasan buatan (AI) dan machine learning dapat mengembangkan sistem pendidikan yang lebih baik dalam beberapa tahun terakhir. Berangkat dari situ dan memanfaatkan teknologi tersebut, Zenius membawa pembelajaran adaptif ke Tanah Air.

Metode ini memungkinkan materi pelajaran dipersonalisasi atau dirancang khusus sesuai dengan kemampuan masing-masing siswa untuk memfasilitasi tingkat pemahaman dan pengetahuan siswa yang berbeda-beda.

Sebagai pemain di bidang teknologi edukasi (Edtech), Zenius mengadopsi metode pembelajaran adaptif melalui fitur terbarunya, ZenCore.

Di dalam fitur ZenCore, terdapat dua fitur utama, yaitu CorePractice, tempat latihan dengan ratusan ribu pertanyaan latihan dari tiga cabang konsentrasi utama, yaitu logika verbal, matematika, dan bahasa Inggris.

Satu lagi, CoreInsight menyediakan berbagai pengetahuan yang insightful, seperti filsafat, basic sciences, dan big history, yang dapat digunakan mendukung dan memperluas wawasan dari sudut pandang pengguna.

“Misi utama Zenius, yakni menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap kegiatan belajar. Kehadiran ZenCore diharapkan dapat membuat proses belajar menjadi lebih mudah dan menyangkan,” ujar Founder dan Chief Education Officer Zenius, Sabda PS dalam siaran persnya, Senin (2/8/2021).

Untuk membuka akses belajar seluas-luasnya, ZenCore dapat dipakai secara gratis. Terkini, fitur tersebut sudah dimanfaatkan oleh 65 ribu pengguna dalam waktu sebulan.

Zenius memiliki lebih dari 20 juta pengguna di website dan aplikasi. Ke depannya, platform edtech ini akan mempersiapkan lebih dari 200 ribu variasi tambahan soal untuk ZenCore agar pengguna tetap merasa tertantang dan termotivasi.

“Kami harap, fitur ini dapat menumbuhkan kecintaan orang-orang pada proses belajar. Kami yakin, ketika orang-orang sudah mendapatkan kesenangan dalam belajar melalui platform kami, mereka akan mudah untuk belajar apa pun,” pungkas Sabda.

Uncategorized

Ini Lho Bedanya Jurusan Teknik Informatika, Ilmu Komputer, dan…

Jurusan yang berkaitan dengan teknologi informasi, biasanya memiliki jumlah peminat yang cukup tinggi dalam seleksi masuk perguruan tinggi.
Sebagai contoh, di Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2022 lalu, Teknik Informatika di Universitas Padjadjaran, Universitas Hasanuddin, dan Universitas Negeri Malang menempati 20 besar program studi (prodi) terketat di Indonesia. Konteks prodi terketat dalam hal ini adalah perbandingan banyaknya peserta yang memilih dibanding daya tampungnya.

Selain teknik informatika, jurusan terkait teknologi informasi yang cukup populer adalah ilmu komputer dan sistem informasi. Apakah detikers sudah paham apa perbedaan ketiganya?

Perbedaan Teknik Informatika, Sistem Informasi, dan Ilmu Komputer
1. Teknik Informatika
Teknik Informatika adalah bidang ilmu yang mempelajari soal teknologi komputer. Jurusan ini nantinya mencakup analisis matematis pengembangan, pengujian, evaluasi perangkat lunak, kerja komputer, dan sistem operasi.

Mengutip unggahan Instagram Balai Pengelolaan Pengujian Pendidikan (BP3) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, jurusan tersebut identik dengan bahasa pemrograman dan aplikasinya. Beberapa contohnya adalah pembuatan aplikasi desktop, mobile, web, dan lainnya.

Mata kuliah teknik informatika lebih cenderung ke ilmu pemrograman, pengembangan perangkat lunak, dan teknologi jaringan komputer. Pada jenjang SMK jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), mata kuliah jurusan ini tidak jauh berbeda dengan mata pelajaran yang biasa dipelajari.
Jurusan ilmu komputer lebih fokus pada teori dan strategi penerapan ilmu komputer, misalnya teknik pemrograman dan analisis algoritma perangkat lunak. Ilmu yang akan dipelajari di sini banyak mencakup sesuatu yang bersifat teoretis, misalnya teori jaringan, algoritma, pemrograman sistem, dan lainnya.

Mahasiswa ilmu komputer nantinya akan menerjemahkan algoritma menjadi kode-kode di bahasa pemrograman.

3. Sistem Informasi
Jurusan sistem informasi adalah bidang ilmu yang menggabungkan ilmu komputer dengan bisnis manajemen. Mahasiswa akan belajar tentang identifikasi kebutuhan dan proses bisnis perusahaan berdasarkan data perusahaan, lalu merancang sistem yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Pada sisi mata kuliahnya sendiri, jurusan sistem informasi lebih menekankan pada manajemen informasi. Oleh sebab itu, mahasiswa akan diminta untuk memiliki keahlian manajerial data hingga analisis yang baik.

Itulah perbedaan jurusan teknik informatika, ilmu komputer, dan sistem informasi. Jika detikers tertarik dengan pembuatan aplikasi, maka lebih cocok mengambil jurusan teknik informatika.

Apabila tertarik dengan pengolahan sistem informasi perusahaan, maka lebih cocok dengan jurusan sistem informasi. Namun, jika lebih suka dengan kode pemrograman dan proses pengolahannya, maka lebih sesuai dengan ilmu komputer.

Uncategorized

4 Tips Anti Bosan saat Membaca Buku, Sudah Coba…

Kapan terakhir kali detikers membaca buku? Membaca merupakan bagian dari proses pendidikan pengembangan potensi diri lho detikers.
Membaca buku bukan hanya untuk meningkatkan pengetahuan dan kecerdasan, melainkan lebih dari itu. Bahkan siapa yang menyangka kalau membaca buku juga memiliki dampak positif bagi kesehatan fisik maupun mental.

Sayangnya, di era yang serba canggih ini justru kebanyakan orang malas membaca buku. Berkaitan dengan itu, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) membagikan sejumlah tips untuk mengatasi rasa bosan ketika membaca buku.

Dikutip dari unggahan Instagram resmi @ditjen.dikti, berikut tips agar tidak mudah bosan membaca buku.

Tips Atasi Rasa Bosan saat Membaca Buku:
1. Targetkan Baca Minimal Sehari Sekali
Tips yang pertama adalah membuat target membaca, misalnya membaca minimal sehari sekali. Jadi, saat membaca buku tidak harus langsung diselesaikan di hari yang sama, bacalah minimal satu lembar satu hari agar tidak mudah bosan.

2. Pilih Tempat yang Waktu yang Tepat
Selanjutnya adalah memilih tempat dan waktu yang tepat. Membaca buku cocok di waktu senggang dan di tempat yang sepi, kondusif serta dengan pencahayaan yang baik. Ini dimaksudkan agar detikers bisa membaca dengan lebih fokus dan tidak mudah bosan.

3. Beri Jeda saat Membaca
Memberi jeda ketika membaca dimaksudkan agar pembaca beristirahat meski hanya sejenak. Ambil waktu jeda agar otak dan tubuh kembali segar.

4. Diskusikan dengan Teman
Tips terakhir adalah berdiskusi dengan teman setelah selesai membaca. Diskusi ini memungkinkan seseorang tidak lupa dan mendapat pandangan lain mengenai buku yang telah dibaca.

Setelah membahas mengenai tips untuk atasi rasa bosan saat membaca buku, ada baiknya detikers juga mengetahui manfaat dari membaca buku. Dengan demikian, membaca buku akan dirasa lebih menyenangkan.

1. Meningkatkan Kemampuan Berpikir dan Menganalisa
Dengan membaca buku, kita juga melatih otak agar dapat lebih kritis. Selain itu pembaca juga dilatih untuk menganalisis masalah yang terjadi dari apa yang dibaca.

2. Meningkatkan Fokus dan Konsentrasi
Saat membaca buku, otak menjadi lebih fokus dan berkonsentrasi dari apa yang dibaca. Mulailah latihan membaca agar lebih fokus dalam melakukan berbagai macam kegiatan atau rutinitas keseharian.

3. Lebih Berempati
Membaca fiksi dan sastra mampu membuat pembaca dapat memahami orang-orang sekitar. Kemampuan untuk berempati dan memahami perasaan orang lain akan lebih baik.

Dengan memiliki kemampuan empati, seseorang dapat membangun dan memelihara hubungan sosial.

4. Mencegah Penurunan Fungsi Kognitif
Kebiasaan membaca buku mampu mengatasi penurunan fungsi kognitif. Selain meningkatkan fungsi kognitif, manfaat membaca buku juga baik untuk mencegah Alzheimer.

5. Menguatkan Otak
Membaca buku mampu memperkuat otak. Maksudnya adalah melibatkan jaringan sirkuit dan sinyal yang kompleks dalam otak. Saat membaca buku, jaringan-jaringan dalam otak akan menjadi lebih kuat dengan sendirinya.

6. Alami Peningkatan Skill dalam Berbahasa
Saat membaca kita akan menemukan banyak kosakata. Dengan terbiasa membaca kosakata akan mengembangkan kemampuan seseorang dalam berbahasa.

Kemampuan berbahasa merupakan kemampuan penting yang harus dimiliki. Dengan membaca buku menjadi cara terbaik untuk meningkatkan kemampuan berbahasa.

Uncategorized

Mad Thabi’i: Pengertian, Hukum, Huruf, dan Contohnya

Mad memiliki dua pengertian yaitu secara bahasa dan istilah. Mad secara bahasa adalah panjang sedangkan menurut istilah mad ialah membaca panjang huruf hijaiyah di dalam Al-Qur’an karena bertemu salah satu huruf bacaan mad (hamzah, wawu dan ya) dan untuk ketukannya tergantung pada mad itu sendiri. Penjelasan mad ini dikutip dari buku Pelajaran Ilmu Tajwid oleh Rois Mahfud.
Dilansir dalam buku yang berjudul Dasar-dasar Ilmu Tajwid oleh Dr. Marzuki, M.Ag. dan Sun Choirol Ummah, S.Ag., M.S.i., hukum untuk mempelajari ilmu tajwid ialah fardhu kifayah. Artinya, jika ada sebagian kaum muslimin yang memelajari ilmu tajwid, maka gugurlah kewajiban sebagai seorang muslim lainnya. Sedangkan, untuk mengamalkan ilmu tajwid hukumnya ialah fardhu’ain bagi setiap pembaca Al-Qur’an (Qari’) dari umat Islam.

Maka dari itu, meskipun hukum mempelajari ilmu tajwid itu fardhu kifayah, tetapi membaca Al-Quran dengan baik dan benar hukumnya harus (fardhu’ain). Sebagaimana firman Allah SWT dalam surah Al-Muzzammil ayat 4 yang berbunyi:

أَوْ زِدْ عَلَيْهِ وَرَتِّلِ ٱلْقُرْءَانَ تَرْتِيلًا

Arab-Latin: Au zid ‘alaihi wa rattilil-qur`āna tartīlā

Artinya: “Atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah Al Quran itu dengan perlahan-lahan.”

Melansir pada buku Pelajaran Ilmu Tajwid oleh Rois Mahfud, pengertian mad secara bahasa ialah panjang, sedangkan menurut istilah ialah membaca Panjang huruf hijaiyah di dalam Al-Qur’an karena bertemu salah satu huruf bacaan mad. Yang termasuk dalam huruf mad, yaitu alif (ا), ya sukun (ي), wau mati (و).

Mad thabi’I juga diistilahkan dengan mad ashli. Mad thabi’I memiliki panjang dua harakat yang terdiri atas harakat asli dari huruf-huruf hijaiyah. Harakat yang dimaksud ialah panjang waktu atau tempo waktu yang lazim bagi pengucapan dua huruf yang berharakat berurutan.

Mengutip pada buku Modul Praktikum Pembelajaran Tilawatil Qur’an oleh Drs. H. Zainol Hasan, M.Ag. dan Moh. Afandi, M.H.I., mad thabi’I apabila terdapat alif (ا) yang terletak sesudah fathah atau ya’ sukun (ي) sesudah kasrah atau wau (و) sesudah dhammah.

Contoh Mad Thabi’I
1. الْكِتَابِ الْمُبِينِ

Alasan: Terdapat fathah yang diikuti alif.

2. وَاللَّهُ يَقُولُ الْحَقَّ

Alasan: Terdapat dhammah yang dikuti wau mati.

3. وَمَا يَأْتِيهِمْ

Alasan: Terdapat kasroh yang diikuti ya’ mati.

4. فَوَهَبَ لِي رَبِّي

Alasan: Terdapat kasroh yang diikuti ya’ mati.

5. فَأْتِيَا فِرْعَوْنَ فَقُولَا

Alasan: Terdapat fathah diikuti alif.

6. فَأْتِيَا فِرْعَوْنَ فَقُولَا

Alasan: Terdapat dhammah yang diikuti wau mati.

7. يَحْسَبُ أَنَّ مَالَهُۥٓ أَخْلَدَهُۥ

Alasan: Terdapat fathah yang diikuti alif.

Itulah beberapa contoh dari mad thabi’i. Semoga sahabat hikmah mudah memahaminya ya.

Uncategorized

6 Kerugian Ini Mengancam Orang yang Ogah Sedekah

Harta yang diberikan Allah SWT merupakan anugerah yang patut disyukuri. Salah satu cara mensyukurinya yakni dengan melakukan sedekah. Bagi umat muslim yang mampu namun enggan bersedekah, siap-siap mendapati kerugian di dunia dan juga akhirat.
Sedekah memang bisa dilakukan dengan cara mengeluarkan harta, namun ada banyak bentuk sedekah lain yang mudah dikerjakan tanpa harta dan materi. Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa sedekah tidak mesti dengan materi.

Beliau bersabda, “Setiap persendian manusia mempunyai kewajiban bersedekah pada setiap hari ketika matahari terbit. Engkau berlaku adil antara dua orang adalah sedekah, engkau membantu seseorang dengan cara mengangkatnya naik ke atas kendaraannya atau engkau bantu angkat barang-barangnya ke atas kendaraan adalah sedekah. Kata-kata yang baik adalah sedekah, setiap langkah menuju shalat adalah sedekah, dan menyingkirkan duri dari jalan adalah sedekah.” (HR. Bukhari).

Jika demikian, berarti sedekah memiliki beragam cara dan tidak mesti dengan harta. Tidak mesti dengan uang, tapi juga bisa dengan berlaku adil di antara dua orang.

Kerugian Orang yang Tak Mau Sedekah
Mengutip buku Dikejar Rezeki Dari Sedekah oleh Fahrur Muis, M.Ag, ada beberapa ancaman yang akan diterima oleh orang-orang yang enggan bersedekah. Kerugian dari orang-orang yang tidak mau bersedekah ini dijelaskan melalui beberapa hadits Rasulullah SAW.

1. Didoakan buruk oleh malaikat
Orang yang enggan bersedekah akan mendapatkan doa yang buruk dari malaikat. Ini sebagaimana sabda Rasulullah,

“Tiada hari yang dilewati oleh semua hamba kecuali pada pagi harinya ada dua malaikat turun. Kemudian salah satunya berdoa, Ya Allah, berilah ganti kepada orang yang berinfak.’ Sedang malaikat yang satunya lagi berdoa, ‘Ya Allah, binasakanlah harta orang yang kikir.” (HR Bukhari dan Muslim).

2. Hidupnya diliputi kesempitan
Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda, “Perumpamaan orang bakhil dengan orang yang bersedekah seperti dua orang yang masing-masing mengenakan baju jubah terbuat dari besi yang hanya menutupi dada hingga tulang selangkang keduanya.

Adapun orang yang suka berinfak, tidaklah dia berinfak melainkan bajunya akan melanggar atau menjauh dari kulitnya hingga akhirnya menutupi seluruh badannya sampai kepada ujung kakinya. Sedangkan orang yang bakhil, setiap kali dia tidak mau berinfak dengan suatu apa pun maka baju besinya akan menyempit sehingga menempel ketat pada setiap kulitnya dan ketika dia mencoba untuk melonggarkannya maka dia tidak dapat melonggarkannya.” (HR Bukhari).

3. Dinanti siksa neraka
Dalam Islam sedekah terbagi menjadi dua, yaitu sedekah wajib dan sedekah sunnah. Menurut istilah syar’i, sedekah wajib diistilahkan dengan zakat, sedangkan sedekah sunnah disebut dengan istilah sedekah saja.

Dalam sebuah hadits, Rasulullah pernah menjelaskan tentang akibat buruk bagi orang yang tidak mau mengeluarkan sedekah wajibnya.

Beliau bersabda, “Siapa yang mempunyai emas dan perak, tetapi dia tidak membayar zakatnya, maka di hari kiamat akan dibuatkan untuknya setrika api yang dinyalakan di dalam neraka, lalu disetrikakan ke perut, dahi, dan punggungnya. Setiap setrika itu dingin, maka akan dipanaskan kembali lalu diseterikakan pula padanya setiap hari -sehari setara lima puluh tahun (di dunia) hingga perkaranya diputuskan. Setelah itu, barulah ia melihat jalan keluar, ada kalanya ke surga dan adakalanya ke neraka.” (HR Muslim).

Sebaliknya, sedekah dapat menghindarkan seseorang dari azab dan dapat pula menghapus dosa-dosanya. Sebagaimana disampaikan dalam sabda Rasulullah,

“Wahai para wanita! Hendaklah kalian bersedekah, sebab diperlihatkan kepadaku bahwa kalian adalah yang paling banyak menghuni neraka.” Kami bertanya,
“Apa sebabnya wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Kalian banyak melaknat dan banyak mengingkari pemberian suami.” (HR. Bukhari).

4. Hidupnya dicengkeram berbagai musibah dan fitnah
Ini sebagaimana dalam hadist Anas bin Malik yang menyebutkan, “Sesungguhnya Jibril berkata kepada Ya’kub yang ia sampaikan dari Allah, ‘Tahukah engkau kenapa aku hilangkan penglihatanmu, aku buat punggungmu bungkuk, dan saudara-saudara Yusuf melakukan apa-apa yang telah mereka lakukan kepadanya? Sebab, dahulu kalian pernah menyembelih seekor kambing, lalu ada seorang miskin yatim sedang berpuasa, namun kalian tidak mau memberikan makan sedikit pun.” (HR A-Hakim).

5. Allah menyempitkan rezekinya
Asma’ pernah bertanya kepada Nabi Muhammad SAW, “Wahai Rasulullah, aku tidak mempunyai harta selain yang diberikan Zubair kepadaku, apakah aku boleh mensedekahkannya?” Beliau bersabda, “Bersedekahlah dan janganlah engkau terlalu menghitung-hitungnya (bakhil), sehingga Allah juga akan menghitung-hitungnya terhadapmu (mepersempit rezekimu).” (HR Bukhari).

6. Para penimbun harta akan celaka
Orang-orang yang menimbun harta serta tidak mau menyedekahkannya akan celaka. Ini sebagaimana disebutkan dalam hadits, “Celakalah orang yang menimbun harta, kecuali seseorang yang berkata begini dan begini -diucapkan tiga kali. Yakni memberi dengan kedua tangannya ke arah kanan, kiri, dan depannya. Dan sangat sedikit yang melakukan dari mereka.” (HR Ahmad).

Demikian kerugian yang menanti orang-orang yang enggan bersedekah. Semoga dapat menjadi pelajaran bagi kita agar senantiasa menjadi umat muslim yang senang sedekah.

Uncategorized

Dua Kebiasaan Bermedia Sosial yang Bikin Kamu Pintar, Sudah…

Pakar media dan jurnalisme di Amerika Serikat, Suzy Welch, mengatakan ada dua kebiasaan sederhana di media sosial yang akan membuat seseorang bisa menjadi lebih pintar.
Kebiasaan ini dilakukan sebagai salah satu cara untuk mengoptimalkan media sosial sehingga bisa memperdalam pengetahuan, tidak hanya menuntut perhatian saja.

Kebiasaan Bermedia Sosial yang Bikin Kamu Pintar:

1. Ikuti Orang yang Berbeda Pandangan dengan Kita
Mungkin terdengar aneh karena kita harus mengikuti orang yang tidak sepakat dengan kita. Tapi menurut Welch, salah satu cara terbaik untuk membuat umpan menarik secara intelektual adalah dengan mengikuti orang memiliki perbedaan secara ide, politik, bisnis dan masalah sosial.

Welch memberi contoh dirinya sebagai aktivis hak-hak hewan yang berdedikasi, dia selalu mengikuti para peternak dan pemburu di Twitter.

“Umumnya, orang-orang ini membuatku gila. Tapi mereka juga mengajari saya bahwa ada manusia di balik setiap opini, dan terkadang, mereka menggoyahkan asumsi saya,” ungkapnya dikutip dari CNBC Internasional.

“Orang yang dianggap sebagai “lawan” telah membuat saya lebih berpengetahuan dan argumen saya, pada akhirnya, lebih bernuansa,” imbuh Welch.

2. Ikuti Topik-topik Baru Secara Mendalam
Cara kedua adalah dengan menjadikan media sosial sebagai alat pembelajaran. Welch menyarankan agar setiap beberapa bulan untuk memilih negara, industri, atau masalah baru yang ingin dipelajari lebih lanjut.

Kemudian memperlakukannya seperti mengikuti kursus intensif tentang subjek tersebut.

“Saya telah menggunakan pendekatan ini untuk menambahkan seluruh pengetahuan saya tentang topik-topik seperti perdagangan China, fracking, Balkan, dan praktik terbaik dalam meningkatkan start-up,” katanya.

“Anda akan kagum betapa banyak yang dapat Anda pelajari hanya dengan mendengarkan pendapat dan debat para ahli. Ini seperti kelas master gratis,” imbuh Welch.

Welch berpendapat, kedua kebiasaan ini adalah cara yang mudah dan sangat efektif untuk memberi asupan bergizi untuk kepintaran pribadi dari media sosial.

Uncategorized

9 Cara Belajar yang Efektif, Cocok bagi Siswa

Usai libur semester atau libur akhir tahun, siswa atau pelajar kembali ke sekolah. Karena itu, tugas dari siswa ialah belajar. Dengan belajar, maka semua ilmu bisa diserap serta dapat dipahami. Bahkan dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Meski begitu, terkadang ada rasa malas untuk belajar. Atau merasa bosan dengan cara belajar yang hanya itu-itu saja. Untuk itulah, siswa butuh tips atau cara belajar yang efektif. Harapannya, siswa bisa paham dan dapat mencapai prestasi yang diinginkan.

Cara belajar yang efektif

1. Jadikan belajar itu suatu kebutuhan Saat kita menjadikan belajar adalah kebutuhan, maka kamu akan semakin bersunguh-sungguh dalam melakukannya. Jadi, belajar tak lagi dilakukan dalam kondisi tertekan, tetapi bisa dilakukan dengan suka cita. Hasilnya, setiap materi yang dipelajari dapat lebih mudah diingat. 2. Target belajar disusun Bagi siswa tentu harus bisa menyusun target belajar. Jika berhasil mencapai target, berilah diri kamu hadiah kecil, misal membeli camilan favorit. Dengan mendapatkan hadiah, akan timbul rasa puas di dalam diri sehingga kian terpacu menaklukan target belajar berikutnya.

3. Belajar di tempat yang nyaman Coba atur ruangan belajar kamu senyaman mungkin. Kamu bisa mengubah posisi atau tampilan ruangan belajar agar lebih segar lagi.

Atau, kamu juga bisa mencari atmosfer berbeda dengan belajar di kafe, perpustakaan, atau taman. Namun, pastikan keadannya tenang agar dapat belajar dengan nyaman.

4. Latihan ujian Jika kamu akan menghadapi ujian, maka bisa berlatih untuk menjawab soal-soal ujian secara mandiri. Hal ini juga dapat mempersiapkan mental sebelum nantinya berhadapan dengan soal-soal ujian yang diberikan. Cara ini merupakan salah satu variasi untuk mencegah kejenuhan karena harus terus menerus membaca materi pelajaran. Setelah menyelesaikan ujian mandiri tersebut, jangan lupa periksa jawabannya. Dengan demikian, kamu bisa tahu mana hal yang harus diperbaiki.

5. Coba beri jeda Saat kamu akan ikut ujian, tentu ada banyak materi yang harus dipelajari. Tetapi, jangan terlalu memaksa diri karena malah tidak efektif. Jadi, berikan jeda di antara setiap sesi materi. Ini untuk mengistirahatkan otak sehingga bisa kembali segar dan siap bekerja lagi.

6. Coba bersikap kritis Jika sudah paham apa yang dipelajari, maka coba latihlah otak agar lebih kritis terhadap materi. Aktif mencari tahu dan menganalisis kebenaran dari materi yang telah dipelajari dinilai mampu membuat seseorang lebih mudah mengingatnya ketika ujian datang.

7. Berdiskusi Adapun cara belajar yang efektif selanjutnya ialah dengan berdiskusi dengan teman. Dari proses diskusi, kamu bakal mendapatkan lebih banyak hal yang mungkin tak akan didapatkan saat belajar secara mandiri.

8. Coba hindari musik berlirik Saat sedang belajar, hindarilah mendengarkan musik dengan lirik karena bisa membuat pikiran kamu terdistraksi. Sebaiknya, dengarkan musik klasik agar pikiran bisa menjadi lebih segar.

9. Sebelum tidur baca ringkasan materi Membaca kembali ringkasan materi sebelum terlelap sangat dianjurkan. Kemudian, jangan lupa untuk tidur dalam kurun waktu 7 hingga 9 jam per hari agar pikiran terasa segar ketika bangun.

Uncategorized

6 Tips Mengerjakan Tugas Kelompok agar Efektif dan Menyenangkan

Dalam dunia pendidikan, guru dan dosen seringkali memberikan tugas yang harus dikerjakan oleh pelajar dan mahasiswa dalam bentuk kelompok, misalnya tugas membuat makalah, menyusun proyek, dan lain sebagainya. Merilis laman Zenius Education, ada banyak manfaat dari tugas kelompok yakni melatih kerjasama, melatih kemampuan kepemimpinan, meningkatkan jiwa sosialisasi, memudahkan pengerjaan tugas, dan melatih kemampuan berkomunikasi. Meskipun demikian, mengerjakan tugas secara kelompok di kalangan siswa maupun mahasiswa kadang tidaklah mudah.

da halangan dan rintangan yang dihadapi ketika sedang mengerjakan tugas secara berkelompok, seperti ketidakcocokan dalam komunikasi, kurang mampu menerima ide teman, kurang adanya penyesuaian waktu dengan anggota kelompok, dan lain-lain. Berikut ini beberapa tips yang dapat kamu terapkan agar kerja kelompokmu bisa berjalan dengan efektif dan tugas yang diberikan bisa selesai tepat waktu, dilansir dari akun Instagram Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi-Kemendikbudristek RI @ditjen.dikti: 1. Tentukan agenda yang jelas Anggota kelompok perlu membuat kesepakatan bersama mengenai hal-hal yang perlu dilakukan dan waktu pengerjaannya, sehingga waktu dapat digunakan dengan baik dan efektif. Kadangkala, anggota kelompok hanya berkumpul dan menghabiskan waktu dengan sia-sia tanpa mengerjakan tugas karena tidak membuat daftar tugas-tugas yang perlu dikerjakan.

2. Membagi tugas dengan beban kerja sesuai kemampuan Pembagian tugas dalam kelompok perlu dilakukan sesuai keahlian dan ketersediaan waktu yang dimiliki oleh setiap anggota kelompok. Hal ini dapat dilakukan dengan membuat daftar apa saja yang harus dikerjakan sesuai dengan jumlah anggota kelompok, lalu persilakan anggota lain untuk mengisi bagian mana yang ingin mereka kerjakan. Anggota kelompok juga harus memastikan bahwa setiap orang mendapat tugas, sehingga tidak ada yang menganggur dan hanya menumpang nama dengan menerima hasil kerja orang lain.

3. Tetapkan tenggat waktu Penentuan tenggat waktu ini bertujuan untuk memberikan batasan dalam pengerjaan tugas, sehingga tidak ditunda-tunda dan akhirnya sampai terlambat dalam mengerjakannya. Jika kamu sudah tahu tanggal pengumpulan tugas (deadline) yang diberikan oleh guru atau dosen, maka kelompok dapat memberi deadline sendiri untuk pengumpulan tugas masing-masing anggota. Ada baiknya tugas kelompok sudah selesai dikerjakan beberapa hari sebelum deadline yang diberikan oleh guru atau dosen, sehingga kamu merasa tenang dan masih dapat direvisi atau disempurnakan.

4. Saling membantu satu sama lain Apabila menemukan kesulitan dalam mengerjakan tugas, maka setiap orang harus saling membantu dan mencari solusinya secara bersama. Jangan membiarkan anggota kelompok mengerjakannya sendiri dan tidak peduli dengan masalah yang dialami. Pengerjaan tugas kelompok akan semakin maksimal kalau satu sama lain dapat kerja sama dalam mengatasi kesulitan yang ada. Selain itu, saling membantu satu sama lain akan membuat tugas kelompok lebih efektif dan mengeratkan hubungan dengan seluruh teman kelompok untuk mempermudah mengerjakan tugas kelompok. Jika kamu bisa akrab apalagi satu pemikiran, mengerjakan tugas kelompok akan terasa lebih menyenangka

5. Hargai waktu masing-masing anggota kelompok Setiap anggota kelompok memiliki prioritas yang berbeda-beda, maka hargailah kesediaan waktu dari masing-masing anggota. Oleh karena itu, anggota kelompok dapat membuat waktu yang tepat bagi semua anggota kelompok untuk berdiskusi atau mengerjakan tugasnya secara bersama. Meski didalam tugas kelompok kita memiliki jobdesk masing-masing. Mengerjakan tugas atau berdiskusi bersama juga perlu dilakukan. Tujuannya adalah jika ada salah satu anggota kelompok yang bingung atau kesulitan mengerjakannya kamu bisa membantunya.

6. Berikan apresiasi kepada setiap orang dan bersama Apabila kelompok sudah berhasil mengerjakan tugas tersebut dan mendapat nilai yang memuaskan, maka ada baiknya merayakan keberhasilan dengan berkumpul atau makan bersama. Hal ini merupakan salah satu bentuk apresiasi bagi setiap orang atas proses yang telah dilewati selama mengerjakan tugas. Itulah 6 tips yang dapat kamu lakukan dalam mengerjakan tugas kelompok di sekolah atau kampus, sehingga tugas tersebut dapat dikerjakan dengan maksimal.